v.0.01, 12 Mei 2005, ahmad riza h nst rizahnst[at]eriagempita.co.id
Dari pengalaman saya ketika memasang Linux Slackware10.1 pada pc yang (hanya) memiliki harddisk SATA.
perangkat yang digunakan:
cpu Celeron 2Ghz
motherboard Intel
harddisk SATA 200Gb Seagate Barracuda 7200
ram 1Gb
Setelah boot menggunakan cd 1 pemasangan Slackware10.1, pada promp ketik: sata.i, maka system akan membaca kernel sata.i yang telah mendukung harddisk SATA dari cd.
Sebelumnya saya tidak mencoba menggunakan kernel sata.i ini sehingga proses pemasangan Slackware10.1 terhenti pada saat hendak membagi partisi harddisk karena system tidak mengenal harddisk SATA tersebut.
Nah setelah menggunakan kernel sata.i yang berasal dari cd tersebut maka instalasi dapat berjalan dengan baik dan system mengenal harddisk tersebut sebagai /dev/sda, kemudian silahkan lanjutkan pemasangan system dengan catatan, kita akan mengkompile ulang kernel, jadi paket kernel-source harus dipasangkan.
Setelah selesai pemasangan Slackware10.1 dan system reboot, maka kembali kita membutuhkan cd 1 Slackware10.1 untuk melakukan booting, pada prompt ketikkan: sata.i root=/dev/sda2 (dengan catatan /dev/sda2 adalah partisi untuk /, jika partisi / anda berada pada /dev/sda1 maka berikan /dev/sda1, sesuaikan aja...)
System kemudian akan booting sebagaimana harusnya ...
Agar system dapat berjalan dengan normal, maka kita perlu menyediakan kernel berikut module module untuk dipakai oleh system, oleh karena itu kita akan mengkompile ulang kernel dengan mengikutsertakan dukungan terhadap harddisk sata. dengan cd 1 Slackware10.1 masih berada pada cdrom anda, laksanakan kompilasi kernel tersebut.
Pada main menu pilih: Load an Alternate Configuration File
Berikan file config yang berada di cd 1 Slackware10.1, tepatnya di: [lokasi-tempat-mount_cdrom-anda]/kernel/sata.i/config atau bisa diambil dari: http://slackware.mirror.gudangopensource.com/slackware-10.1/kernels/sata.i/config File ini berisi configurasi yang akan dipergunakan untuk mengkompile kernel, jika anda ingin melakukan perubahan silahkan, kalau tidak, bisa langsung: exit dan simpan konfigurasi kernel tersebut.
Selanjut melakukan setup untuk dependendcy dan kompilasi kernel:
#make dep
#make bzImage
Setelah selesai, selanjutnya adalah melakukan kompilasi module dan memasangnya:
#make modules
#make modules_install
Setelah selesai, kernel yang baru tersebut berada di /usr/src/linux/arch/i386/boot/bzImage salin file bzImage tersebut ke /boot
Rubah konfigurasi boot loader lilo di: /etc/lilo.conf, tambahkan: