<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/2.0.10" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>

<channel>
	<title>Cerita Silat Kho Ping Hoo</title>
	<link>http://rizahnst.org/khopinghoo</link>
	<description>Sebuah karya seni yang asli dan bernilai tinggi...</description>
	<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 05:39:40 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.0.10</generator>
	<language>en</language>
			<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 78</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-78/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-78/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 05:39:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-78/</guid>
		<description><![CDATA[Berkerut kening Han Han, bukan karena marah melainkan karena penasaran menyaksikan sikap seorang ketua partai besar yang sungguh tidak patut itu. Sepasang matanya yang tajam itu mengeluarkan sinar yang aneh, menyapu belasan orang hwesio itu, kemudian berhenti ke wajah Ceng San Hwesio dan ia berkata, &#8220;Bukan saya yang mencari perkara, silakan kalau locianpwe hendak menggunakan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-78/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 77</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-77/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-77/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 02 Dec 2007 05:38:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-77/</guid>
		<description><![CDATA[Han Han mempergunakan kesempatan itu berkata cepat, &#8220;Nirahai, engkau menjadi tawananku. Biarlah aku melarikan engkau dari tempat ini!&#8221; Nirahai hanya mengangguk karena masih kagum menyaksikan pengaruh ilmu Han Han terhadap empat orang pelayannya. Bagi kedua matanya, Han Han tetap seperti biasa, sama sekali tidak berkepala singa! Han Han cepat menggerakkan jari tangan kanannya, menepuk pundak [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/02/pendekar-super-sakti-bag-77/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 76</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-76/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-76/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 08:35:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-76/</guid>
		<description><![CDATA[Kakek itu menarik napas panjang. &#8220;Bangunlah, Suma Han, dan duduklah di atas batu ini agar kita dapat bicara dengan leluasa.&#8221;
Girang bukan main hati Han Han. Bertemu dengan kakek ini baginya seperti bertemu dengan seorang guru besarnya sendiri, seperti bertemu dengan dewa! Ia lalu bangkit berdiri dan duduk di dekat kakek yang sedang memancing itu.
&#8220;Dugaanmu memang [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-76/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 75</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-75/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-75/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 06:41:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-75/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Tidak!&#8221; Nirahai membantah biarpun tangannya yang memegang suling seperti dibakar rasanya dan dari tangan kirinya menjalar hawa dingin yang membuat ia menggigil.
Kedua orang muda itu berdiri seperti arca, saling tidak mau mengalah, akan tetapi juga saling menjaga agar tidak mencelakakan lawan! Kalau Han Han menghendaki, dengan pengerahan tenaga sin-kang sekuatnya, tentu Nirahai akan roboh dan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-75/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 74</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-74/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-74/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 01 Dec 2007 06:39:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-74/</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Sin Kiat, lekas kauajak Lulu pergi, hari sudah hampir gelap, jangan sampai kalian kemalaman di jalan dan di hutan.&#8221;
Sin Kiat menghampiri Lulu, memegang lengan gadis itu dengan mesra dan hati-hati, mengangkatnya bangun dan berkata halus, &#8220;Marilah, Moi-moi. Kakakmu memang benar, dan sepatutnya kalau kita mentaati apa yang dikehendakinya. Tiga bulan lagi dia akan menyusul kita [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/12/01/pendekar-super-sakti-bag-74/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 73</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-73/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-73/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 02:27:00 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-73/</guid>
		<description><![CDATA[Ia memaksa diri tertawa. &#8220;Ha-ha, engkau bocah nakal! Masa engkau akan ikut kakakmu ini sampai kita menjadi kakek dan nenek?&#8221;
&#8220;Biar! Aku akan senang sekali, Koko. Biar aku tidak pernah kawin, aku akan ikut denganmu sampai mati!&#8221;
Han Han mengeraskan hatinya, mendorong tubuh Lulu dan memandang tajam wajah yang basah air mata itu. &#8220;Lulu, tidak boleh! Apakah [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-73/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Pendekar Super Sakti bag 72</title>
		<link>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-72/</link>
		<comments>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-72/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 02:25:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>riza</dc:creator>
		
		<category>Pendekar Super Sakti</category>

		<guid isPermaLink="false">http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-72/</guid>
		<description><![CDATA[Wajah Hian Ceng berubah merah sekali, matanya bersinar-sinar. &#8220;Aihhh! Kiranya si keparat laknat itukah? Mari kita berangkat mencarinya dan aku ingin menyayat-nyayat tubuhnya dengan pedangku, Enci Lian!&#8221;
Kini Sin Lian yang memandang terbelalak. &#8220;Mengapa engkau membenci dia pula, Adik Ceng?&#8221;
Hian Ceng cemberut dan matanya menyinarkan kemarahan, &#8220;Kalau tidak ada Han-twako yang menolongku, tentu aku sudah menjadi [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://rizahnst.org/khopinghoo/2007/11/30/pendekar-super-sakti-bag-72/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>
